Postingan

Menampilkan postingan dengan label budaya

Nguri-nguri Buyut Singoniti: Tradisi Selamatan Bebekan dan Ancak Sewu Memukau Masyarakat Singolatren

Gambar
Banyuwangi – Desa Singolatren di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, merayakan tradisi unik dan sarat makna setiap awal bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Acara yang dikenal sebagai Nguri-nguri Buyut Singoniti ini menampilkan ritual Selamatan Bebekan (Itik) dan Ancak Sewu. Tradisi ini bukan hanya sebagai ungkapan syukur, tetapi juga untuk mengenang cikal bakal desa tersebut. Pada Minggu, 7 Juli 2024, warga Dusun Krajan berbondong-bondong memadati area sekitar untuk mengikuti acara perdana Nguri-nguri Buyut Singoniti. Kepala Desa Singolatren, Apandi, membuka acara dengan penuh semangat, menekankan pentingnya tradisi ini dalam memperingati 1 Suro dan 1 Muharam. "Tradisi ini adalah bentuk doa penghormatan (haul) kepada para pejuang dan pemimpin Desa Singolatren, mulai dari yang pertama hingga saat ini, yang telah berjasa dalam membabat alas hingga terbentuknya desa kita tercinta," ujar Apandi. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh warga desa. Apandi mengajak masyar...

Pemdes Sumberagung Gelar Bersih Desa Hingga Ruwatan Penangkal Tolak Balak

Gambar
Banyuwangi - Wanipedes.id  – Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberagung sukses menyelenggarakan rangkaian acara bersih desa yang diakhiri dengan ritual ruwatan penangkal tolak balak. Acara yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Mei 2024 ini bertujuan untuk membersihkan desa secara spiritual dan fisik serta menjauhkan masyarakat dari segala marabahaya dan kesialan. Ruwatan, yang dalam bahasa Jawa berarti "dilepas" atau "dibebaskan", merupakan ritual penyucian untuk membebaskan seseorang dari hukuman atau kutukan yang membawa sial atau bahaya. Ritual ini masih dijalankan oleh sebagian besar masyarakat Jawa sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya leluhur. Dengan slogan "Banyak diam tapi kerja nyata, tidak banyak janji tapi bukti," Pemdes Sumberagung menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Sumberagung, Vivin Agustin, beserta seluruh perangkat desa, staf desa, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, ...

Upacara Mecaru (Tawur Agung) dan Pawai Ogoh-Ogoh

Gambar
Banyuwangi – Umat Hindhu melaksanakan upacara Mecaru (Tawur Agung). Upacara Mecaru yang dilaksanakan menjelang Hari Raya Nyepi 1946 Caka/2024 tersebut berlangsung di halaman Pura Sila Giri, di Dusun Sumbermulyo Desa Tegaldlimo Kecamatan Tegaldlimo, Minggu (10/03/2024). WAWANG WARNOTO selaku Pemangku yang berada di Pura Sila Giri Tegaldlimo Menerangan “Secara tekstual menurut Lontar Sundarigama disebutkan bahwa para Dewata harus menyucikan raga kembali dengan cara mencari Tirta Kamandalu yang berada di pusat samudera atau dalam lontar disebutkan angamet tirta kamandalu ri telenging samudera. Oleh karena tujuan upacara Melasti yakni mencari Amertha Kamandalu (air suci kehidupan), itulah sebabnya, sebelum melaksanakan Hari Raya Nyepi, Masyarakat yang beragama Hindu berbondong-bondong menuju ke pesisir pantai untuk megikuti upacara Melasti dengan maksud menyucikan diri. Katanya. Dalam Lontar disebutkan “Ateka ring cetra masa ring tilem kunang, pasucian watek Dewata kabeh, An ring telen...

Banyuwangi Batik Festival Menyemarakkan Industri Batik Banyuwangi dalam Satu Dekade Terakhir

Gambar
BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mengukuhkan ekosistem batik lokalnya dengan upaya yang penuh konsistensi. Salah satu wujud nyata dari dedikasi ini adalah melalui Banyuwangi Batik Festival (BBF) yang sukses digelar selama satu dekade terakhir. Pada tahun 2023, BBF kembali memukau penggemar batik di Creative Hub, Terminal Pariwisata Terpadu, pada Jumat dan Sabtu (21-22 Oktober 2023). Berkat konsistensi dan semangat ini, industri batik di Banyuwangi terus berkembang, seiring dengan munculnya banyak desainer muda yang berbakat. Namun, yang lebih menarik, motif batik khas Banyuwangi terus mengalami eksplorasi kreatif, memanfaatkan kekayaan potensi yang dimiliki oleh daerah ini. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan bahwa BBF bukan semata-mata sebuah ajang peragaan mode. Ini merupakan bagian integral dari upaya Banyuwangi untuk memperkuat ekosistem batik di wilayah tersebut. “BBF bukan sekadar pagelaran mode, melainkan juga sebuah dorongan untuk mengembangkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW 2023: Perayaan, Hukum, dan Twibbon

Gambar
Maulid Nabi Muhammad SAW 2023: Perayaan, Hukum, dan Twibbon Pada setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dalam sebuah perayaan yang dikenal sebagai Maulid Nabi. Maulid Nabi adalah momen yang sangat penting dalam kalender Islam, di mana umat Islam merayakan dan mengenang kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW. Namun, seperti banyak aspek dalam agama Islam, terdapat berbagai pandangan dan hukum yang berbeda terkait dengan perayaan ini, terutama dari sudut pandang ulama hadis. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2023 Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2023 jatuh pada tanggal 28 September, menandai hari kelahiran Nabi besar kita yang mulia. Perayaan ini akan dirayakan oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia. Namun, sebelum kita membahas perayaan tersebut lebih lanjut, mari kita tinjau pandangan ulama hadis tentang memperingati Maulid Nabi. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2023: Memahami Makna Mendalam di Balik Perayaan Setiap tahun, umat Islam di ...

Menyelami Keunikan Budaya Osing di Banyuwangi

Gambar
Desa Adat Osing Kemiren Berbagi Fakta -- Banyuwangi , sebuah kota di ujung timur Pulau Jawa, menyimpan keunikan budaya yang begitu beragam. Salah satu budaya yang menarik perhatian adalah budaya Osing. Osing merupakan sebuah suku yang tinggal di wilayah Banyuwangi dan memiliki budaya yang berbeda dengan suku Jawa pada umumnya. Bagi yang ingin merasakan keunikan budaya Osing, menyelami keunikan budaya ini menjadi salah satu aktivitas yang menarik untuk dilakukan. Salah satu ciri khas budaya Osing adalah tari topeng. Tari topeng Osing berasal dari ritual adat yang digunakan untuk menyembuhkan orang sakit. Tari topeng Osing juga sering ditampilkan pada acara-acara penting seperti pernikahan, upacara adat, dan acara budaya lainnya. Setiap topeng memiliki makna dan cerita yang berbeda-beda, seperti topeng Geger Sunten yang melambangkan kekuatan alam dan topeng Barong Landung yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Selain tari topeng, keunikan budaya Osing juga terlihat pada seni uk...

Festival Gandrung Sewu: Meriahnya Tradisi Tari Banyuwangi

Gambar
Festival Gandrung Sewu Berbagi Fakta --  Indonesia memiliki beragam tradisi budaya yang kaya dan menarik untuk dieksplorasi. Salah satu di antaranya adalah Festival Gandrung Sewu yang diadakan di Banyuwangi, Jawa Timur setiap tahunnya. Festival ini merupakan perayaan untuk menghormati tradisi tari Gandrung, yang menjadi ikon budaya Banyuwangi. Tari Gandrung adalah tarian tradisional dari Banyuwangi yang berasal dari era Kerajaan Blambangan pada abad ke-15. Tarian ini biasanya dilakukan oleh sekelompok wanita dengan busana tradisional yang memainkan alat musik seperti gendang, kendang, saron, dan siter. Tarian Gandrung menggambarkan keceriaan dan kebahagiaan masyarakat Banyuwangi serta menjadi media untuk mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang. Festival Gandrung Sewu sendiri telah diadakan sejak tahun 2004, dan menjadi ajang untuk mempromosikan pariwisata Banyuwangi serta menjaga kelestarian budaya Gandrung. Festival ini diadakan selama tiga hari, biasanya pada akhir pekan tera...

Pengajian Isra Mi'raj 1444H dan Haul KH Ma'sum yang ke 60

Gambar
Ketua Panitia : Bapak Aldin Banyuwangi, Berbagi Fakta -- Masjid Mambaul Hayat di Dusun Klontang Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Banyuwangi menyelenggarakan pengajian umum dalam rangka peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan HAUL KH Ma'sum pada Selasa (28/02/2023). Acara yang berlangsung lancar dan khidmat tersebut dihadiri oleh sejumlah jamaah yang datang dari berbagai daerah. Acara dimulai dengan pembacaan dzikir dan sholawat, pembacaan ayat suci Al-Quran, dan dimeriahkan dengan tarian serta Hadrah oleh anak-anak Santri Mambaul Hayat. Adapun tarian yang dibawakan di antaranya adalah "Sholatlah Sebelum Disholatkan" dan "Muhammad Nabiku" dll. Setelah itu, penceramah Ustadz Andi Hidayat memberikan tausiyah yang menginspirasi kepada seluruh jamaah. Para Jamaah Dalam sambutannya, Pimpinan Ketua Pengajian, Bapak Aldin, mengatakan bahwa peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momen penting bagi seluruh umat Islam. Selain itu, peringatan...